Hello FURiends! Pernah ga kalian ingin menyelamatkan hewan terlantar? Itu adalah tindakan yang mulia, tapi perjalanan tidak berhenti di situ saja loh! Pernah terpikir ga? Kira-kira apa saja yang perlu kamu lakukan setelah membawa anjing atau kucing tersebut ke tempat yang lebih aman? Simak poin-poin berikut
1. Pastikan Keamanan Diri Sendiri dan Hewan
Sebelum dekat dengan hewan terlantar, perhatikan kondisi hewan dari perilaku, emosi dan fisik. Hewan yang ketakutan atau terluka bisa menjadi agresif. Dekati perlahan, hindari gerakan tiba-tiba, dan gunakan alat bantu seperti kain atau sarung tangan jika perlu. Ini penting untuk mencegah cedera, baik pada diri kamu maupun hewan tersebut. FURiends juga boleh perhatiin nih, seperti apakah ada luka, pincang, kurus ekstrem, atau tanda penyakit seperti mata berair dan bulu rontok. Pemeriksaan awal ini membantu menentukan apakah hewan membutuhkan penanganan medis segera atau tidak.
Hewan terlantar berpotensi membawa penyakit seperti kutu, jamur, atau bahkan rabies. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kontak langsung tanpa perlindungan.
2. Amankan di Tempat yang Tenang
Setelah berhasil diselamatkan, tempatkan hewan di area yang aman, bersih, dan tidak terlalu ramai. Lingkungan yang tenang membantu mengurangi stres, karena hewan terlantar biasanya belum terbiasa dengan manusia atau suasana yang baru.
3. Berikan Air dan Makanan Secukupnya
FURiends hal ini juga penting di take note ya! Hewan yang terlantar sering kali mengalami dehidrasi dan kelaparan. Berikan air bersih untuk dikonsumsi, lalu berikan makanan dalam porsi yang kecil. Hindari memberi terlalu banyak sekaligus karena bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan.
4. Hindari Kontak dengan Hewan Peliharaan Lain
Jika FURiends punya hewan peliharaan lain di rumah, jangan langsung dipertemukan yaa. Hewan terlantar memiliki potensi membawa penyakit dari luar. Pisahkan sementara sampai kondisi kesehatannya diketahui dengan jelas.
5. Bawa ke Dokter Hewan (Vet)
Langkah penting berikutnya adalah pemeriksaan oleh dokter hewan. Mereka dapat memberikan diagnosis yang lebih akurat, vaksinasi jika diperlukan, dan penanganan medis secara lanjut.
6. Cek Kemungkinan Hewan Hilang
Tidak semua hewan di jalan adalah hewan terlantar, sehingga perlu dipastikan lagi kalau mereka hewan peliharaan yang tersesat. Cek tanda seperti kalung, atau sebarkan informasi di media sosial dan komunitas sekitar untuk mencari pemiliknya.
7. Tentukan Langkah Selanjutnya
Setelah kondisi hewan stabil, FURiends bisa memutuskan apakah akan merawat hewan itu, mencarikan adopter yang bertanggung jawab, pet shelter atau komunitas penyelamat hewan. Pastikan keputusan ini mempertimbangkan kesejahteraan jangka panjang hewan tersebut
8. Berikan Perhatian dan Adaptasi Bertahap
Hewan yang baru diselamatkan membutuhkan waktu untuk percaya kepada manusia. Berikan perhatian secara perlahan dan tanpa ada paksaan. Proses adaptasi ini penting agar hewan merasa aman dan nyaman. Menyelamatkan hewan terlantar adalah langkah mulia, tetapi tanggung jawabnya tidak berhenti di situ. Dengan penanganan yang tepat, FURiends tidak hanya menyelamatkan hidup mereka, tetapi juga memberi kesempatan untuk hidup yang lebih baik.
Tapi FURiends juga harus take note juga ya kalau tidak semua hewan di jalan perlu langsung di-rescue. Pastikan hewan benar-benar dalam kondisi membutuhkan bantuan, seperti terluka, sakit, atau dalam bahaya. Jika FURiends membutuhkan bantuan atau ingin berdiskusi dengan komunitas pecinta hewan, Pawgo siap menjadi tempat berbagi dan dukungan.
Sumber :
World Health Organization
Centers for Disease Control and Prevention
World Organisation for Animal Health



